|  | Program Magister / Pascasarjana / S2 Sumatera Utara - Sumut |  |
Sistem Kuliah formal
| ⍁ | Tamatan Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) juga dibekali dgn ilmu, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta kepiawaian utk mengelola tim/organisasi secara luas pada bidang yang sesuai bidang ilmunya; kesanggupan bekerjasama di dlm tim, kesanggupan memahami pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu berdasarkan bidang keilmuannya, beserta dibekali dgn kesanggupan utk mendayagunakan teknologi informasi serta komunikasi utk kebutuhannya. | | ⍁ | Tamatan Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) mendapatkan kesanggupan penguasaan teori yang kuat beserta aplikasinya, dan kesanggupan profesional dan cara pandang yang luas; mengembangkan sikap mental piawai yang berorientasi pd penanganan jawaban problem mengacu alur berpikir-sistem; bisa memajukan kajian-kajian teoritis konsepsional paling mutakhir; mempunyai kesanggupan melakukan serbaneka penelitian dasar demikian juga terapan. | | ⍁ | Karena diselenggarakan dgn kompeten, sistem kuliah formalnya cocok bagi karyawan yang sibuk dgn kerjanya demikian juga utk yang belum bekerja. Di samping kuliah bertatap muka langsung berhadapan dng dosen (pengajar), demikian pula mendayagunakan berbagai metode efektif melalui tugas perorangan/kelompok yang terarah dan komunikatif, dan diakhiri dng bimbingan pengerjaan tesis yang terarah, terprogram dan terjadwal agar mhs bisa menuntaskan studi tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | ⍁ | Utk mhs magister / pascasarjana / s2 (hybrid) yang sudah kerja dibolehkan absen (tidak hadir) di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan, jika mhs tersebut menerima kerja lembur, atau kerja dgn sistem shift / peralihan waktu, tugas ke luar kota/negeri, dgn melalui mekanisme tertentu. | | ⍁ | Kurikulumnya dirancang sedemikian rupa dng menggunakan Sistem SKS (Sistem Kredit Semester). Mutu kurikulumnya didisain di samping mengacu terhadap KURNAS, demikian pula mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, dan seni, dan terhadap kuliah formal utk meningkatkan ke studi yang lebih tinggi dan minat dunia karier. | | ⍁ | Tamatan Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan rumpun keilmuannya, bisa mengikuti perkembangan baru di bidang keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. | | ⍁ | Tamatan Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) ditargetkan utk menjadi Magister/Master (S2) disesuaikan dgn kekhususan / spesialisasinya, yang bisa mengembangkan jati dirinya dgn pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar sanggup memperoleh mengurai dan jawaban problem beserta memajukan ilmu serta pengetahuannya. | | ⍁ | Kompetensi tamatannya dalam menangani tiap masalah, bisa mengungkap struktur dan inti problem dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahan jawabannya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dgn bidang ilmunya; dapat memperoleh mengurai dan jawaban masalah secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri di dlm berkarir serta berupaya. | | ⍁ | Jika mhs magister / pascasarjana / s2 (hybrid) tidak lulus suatu matakuliah, bisa memperbaikinya di semester atau tahun atau periode berikutnya tanpa dipungut biaya tambahan. | | ⍁ | Kompetensi dasar tamatan Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) yaitu mendapatkan mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan secara konsisten maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan menimba informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa secara konsisten belajar. |
Bobot Studi & Masa Pendidikan Formal Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program pascasarjana mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MM (S2) | Magister Manajemen (MM) = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester | Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MH (S2) | Magister Ilmu Hukum (MH) = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester | Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MPd (S2) | Magister Pendidikan (MPd) = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester |
Meningkatkan Pendapatan atau Memperoleh Pekerjaan BaruMhs (peserta kuliah formal) Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) yaitu orang-orang yang sudah kerja demikian juga orang-orang yang belum bekerja.
Para mhs ini secara konsisten menyatukan diri dan saling memberikan bantuan memperoleh mengurai dan jawaban kesulitan masing-masing . Baik kesulitan dalam kerja, akademik, keuangan/finansial, demikian juga problem lainnya. Demikian pula dgn tamatannya, memperoleh ikatan yang kuat utk saling memberikan bantuan sesama tamatannya.
Selama ini mhs yang sudah berkarir, secara konsisten bisa mengembangkan karir serta penghasilannya selama kuliah formal. Mereka memiliki perbaikan karir serta perbaikan penghasilan dari rekan-rekan mhsnya.
Walaupun demikian mhs yang belum kerja, akan menerima pekerjaan dari lainnya demikian juga tamatannya, khususnya rekan-rekan mhs yang sudah bekerja (sbg pengurus perusahaan, pegawai, tukang, Polri, pemilik usaha, dll-nya).
Penyelesaian Penting
Jadi, utk Sarjana (lulusan Strata Satu / S-1) yang sudah bekerja dan relatif kesulitan di dlm memajukan karir dan memajukan penghasilan. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) ini yaitu penyelesaian jitu (pilihan utama) utk mengembangkan diri. Yaitu memajukan studi formalnya beserta mengembangkan pengalaman, karir, dan penghasilan.
Utk Sarjana (lulusan Strata Satu / S-1) yang belum berkarir dan relatif kesulitan dalam menerima pekerjaan. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Magister / Pascasarjana / S2 (Hybrid) ini yaitu penyelesaian jitu (pilihan utama) utk memiliki kerja. Yaitu mengembangkan pengalaman melalui mereka (rekan-rekan mhsnya) yang sudah kerja, dan akhirnya menerima pekerjaan dari lainnya demikian juga dari tamatan atau pihak lainnya. beserta memajukan studi formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (Sarjana / S1 atau D-3 / Diploma Tiga atau Magister (S2)) di institusi (pts) tsb. |
|
|
|
| |